
Gerakan Srikandi Jaga Desa mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru di tingkat akar rumput setelah pelantikan akbar jajaran pengurus nasional hingga daerah digelar di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026). Prosesi ini menjadi tindak lanjut Musyawarah Nasional (Munas) perdana yang berlangsung sehari sebelumnya di ibu kota. Sebagai sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Srikandi Jaga Desa dirancang sebagai wadah perempuan untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi desa, sekaligus memastikan ruang hidup masyarakat tetap terlindungi dari berbagai tekanan eksternal.
Dalam acara yang dihadiri sejumlah tokoh nasional itu, Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, memberikan pengarahan kepada para pengurus. Hashim menekankan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun dari pusat, melainkan berangkat dari desa sebagai fondasi kehidupan masyarakat. Perempuan, menurutnya, memegang peran strategis dalam pengawasan, kepemimpinan, dan pembangunan desa, termasuk sebagai penjaga moral keluarga dan komunitas di tengah derasnya pengaruh destruktif terhadap generasi muda.
Agenda besar gerakan ini juga menyasar penguatan ekonomi akar rumput. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, atau sekitar 37 juta orang, dengan kontribusi sektor UMKM—yang didominasi perempuan—mencapai sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto nasional. Srikandi Jaga Desa berupaya memfasilitasi perempuan pedesaan untuk menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis potensi lokal. Praktik di lapangan menunjukkan bahwa meningkatnya kemandirian ekonomi dan keterlibatan perempuan dalam ruang kepemimpinan publik berbanding lurus dengan menguatnya ketahanan desa dari berbagai gesekan sosial.
Munas perdana Srikandi Jaga Desa di Jakarta diposisikan sebagai ruang konsolidasi gagasan mengenai ketahanan sosial dan ekonomi desa, sebelum diterjemahkan ke dalam struktur organisasi yang mengakar hingga kabupaten dan kecamatan. Di tingkat daerah, penguatan kelembagaan mulai terlihat, antara lain dengan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang juga dipimpin langsung oleh Hashim. Di Minahasa Utara, misalnya, Hermina Masye Dondokambey terpilih sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa bersama jajaran pengurus lain melalui proses pemilihan yang difasilitasi DPC ABPEDNAS setempat, menandai pelebaran jaringan gerakan ini dari forum nasional ke implementasi di lapangan.
Melalui kombinasi pendekatan sosial dan ekonomi tersebut, Srikandi Jaga Desa memosisikan perempuan desa bukan sekadar sebagai penjaga ketenteraman keluarga, tetapi juga sebagai aktor utama dalam menjaga kelestarian warisan komunal dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan dukungan ABPEDNAS serta kehadiran pejabat negara dan tokoh publik di Jakarta, gerakan ini diarahkan menjadi inisiatif nasional yang solid, menjembatani kepentingan pusat dan desa dalam membangun ketahanan jangka panjang di tingkat akar rumput.

IMCD N.V. ผู้จัดจำหน่ายและผู้พัฒนาสูตรเคมีภัณฑ์เฉพาะทางสัญชาติดัตช์ เดินหน้าขยายธุรกิจในไทยด้วยการลงนามข้อตกลงเข้าซื้อหุ้นทั้งหมดใน Merit Solution Co., Ltd. ผู้จัดจำหน่ายสารเติมแต่งสำหรับอุตสาหกรรมพลาสติกและคอมพาวด์ในประเทศ โดยดีลดังกล่าวมีเป้าหมายเพื่อเสริมความแข็งแกร่งให้ข้อเสนอของ IMCD ในกลุ่มวัสดุขั้นสูงและการคอมพาวด์ในตลาดไทยและเอเชียตะวันออกเฉียงใต้ ข้อตกลงยังอยู่ระหว่างการปฏิบัติตามเงื่อนไขการปิดดีลตามปกติ และคาดว่าจะแล้วเสร็จในไตรมาส 3 ปี 2026
Merit Solution ให้บริการลูกค้าในหลากหลายอุตสาหกรรม ครอบคลุมพลาสติก ก่อสร้าง และกาว โดยดำเนินงานจากสำนักงานและห้องปฏิบัติการในกรุงเทพฯ มีทีมงาน 24 คน และสร้างรายได้ประมาณ 406 ล้านบาท (ราว 10.7 ล้านยูโร) ในปี 2025 การเข้าซื้อจะทำให้ IMCD ได้ฐานบุคลากรที่มีความเชี่ยวชาญด้านสารเติมแต่งพลาสติก พร้อมโครงสร้างด้านเทคนิคในประเทศซึ่งช่วยยกระดับความสามารถในการให้บริการลูกค้าแบบใกล้ชิด
พิชิต พรธนAlert กรรมการผู้จัดการ IMCD ประเทศไทย ระบุว่าการซื้อกิจการครั้งนี้จะยกระดับตำแหน่งของบริษัทในฐานะผู้ให้บริการโซลูชันครบวงจรแก่ตลาดพลาสติกและคอมพาวด์ในไทยและเอเชียตะวันออกเฉียงใต้ โดยมองว่าการเพิ่มขนาดธุรกิจ การรับทีมงานใหม่ และการต่อยอดความสัมพันธ์กับซัพพลายเออร์และลูกค้า จะช่วยให้ IMCD สามารถตอบโจทย์ความต้องการในห่วงโซ่อุปทานได้ครอบคลุมมากขึ้น ทั้งในมิติประสิทธิภาพการผลิต สมรรถนะผลิตภัณฑ์ และความยั่งยืน
ฝ่ายผู้บริหาร Merit Solution มองว่าการผสานจุดแข็งด้านความเชี่ยวชาญสารเติมแต่งพลาสติกของบริษัท เข้ากับพอร์ตโฟลิโอที่มีอยู่ของ IMCD จะช่วยสร้างแพลตฟอร์มโซลูชันแบบองค์รวมสำหรับผู้ประกอบการคอมพาวด์และคอนเวอร์เตอร์ โดยเมื่อมีช่วงผลิตภัณฑ์ที่กว้างขึ้นและการมีอยู่ในตลาดท้องถิ่นที่แข็งแรงขึ้น ทั้งสองฝ่ายเชื่อว่าจะสามารถสนับสนุนลูกค้าให้ยกระดับประสิทธิภาพการแปรรูป ความทนทานของผลิตภัณฑ์ และการนำเสนอโซลูชันที่เป็นมิตรต่อสิ่งแวดล้อมได้ดียิ่งขึ้น สอดคล้องกับยุทธศาสตร์ของ IMCD ที่มุ่งสร้างมูลค่าอย่างยั่งยืนในห่วงโซ่เคมีภัณฑ์เฉพาะทาง